Training Cisco CCNA Oleh Nixtrain ~ Simulasi InterVLAN Routing Pada Aplikasi Cisco Packet Tracer



Hay guys, masih dihari ke-2 nih, pada arikel ini membahas tentang InterVLAN Routing. Langsung saja silahkan baca artikel berikut hingga tuntas ya guys. :)


A. Pengertian

Switch dalam penggunaan pada umumnya hanya untuk keperluan menyatukan perangkat atau host yang memiliki ip address dengan network yang sama. Namun untuk Switch Cisco sendiri memiliki beberapa fitur tambahan yang bisa digunakan untuk membuat jaringan lebih dari satu dalam satu Switch, sehingga untuk memecah jaringan besar menjadi beberapa jaringan tidak memerlukan banyak Switch. Cukup membuat wadah yang disebut VLAN lalu menyatukan VLAN tersebut antar satu Switch dengan Switch lainnya, protokol yang digunakan untuk menyatukan VLAN satu dengan VLAN lain yang berada pada Switch yang berbeda itulah yang disebut Trunking. Trunking berfungsi menyatukan antara VLAN yang sama dengan Switch yang berbeda layaknya berada dalam satu Switch yang sama. Jadi apabila ada jaringan yang sama namun tempat yang tidak mendukung untuk peletakan perangkat, dapat menggunakan salah satu fitur dari Switch tersebut. Meski begitu tetap saja antara dua jaringan yang berbeda, masih tidak bisa saling berhubungan. Untuk memungkinkan hubungan, kita harus menggunakan Routing Protocol dengan bantuan perangkat Router yang di Trunking dengan Switch.
 
B. Latar Belakang
Untuk dapat menghubungkan antar vlan dapat dilakukan dengan beberapa cara ,yang tentunya harus menggunakan device jaringan yang berada di layer 3 ,seperti Router dan Switch layer 3.

C. Maksud dan Tujuan
Dapat memahami konsep InterVLAN Routing dan dapat melakukan konfigurasinya

D. Alat dan Bahan
  • Seperangkat PC/Laptop
  • Aplikasi Cisco Packet Tracer 7.0
E. Tahap Pelaksanaan Kegiatan
1. Buat topologi yang akan kita gunakan untuk praktek InterVLAN Routing. Saya menggunakan topologi seperti berikut ini. :

2. Atur Ip seperti pada gambar topologi diatas.
3. Kita buat VLAN pada masing-masing Switch sesuai dengan topologi, untuk membuat VLAN caranya seperti berikut

Membuat VLAN pada Switch1
Switch>enable
Switch#conf terminal
Switch(config)#hostname S1
S1(config)#vlan 10
S1(config-vlan)#name TKJ
S1(config-vlan)#exit
S1(config)#vlan 20
S1(config-vlan)#name RPL
S1(config-vlan)#exit 

Membuat VLAN pada Switch2
Switch>enable
Switch#conf terminal
Switch(config)#hostname S2
S2(config)#vlan 10
S2(config-vlan)#name TKJ
S2(config-vlan)#exit
S2(config)#vlan 20
S2(config-vlan)#name RPL
S2(config-vlan)#exit

3. Jika sudah membuat VLAN, langkah selanjutnya adalah kita daftarkan masing-masing port pada VLAN yang telah kita buat. Caranya adalah seperti berikut:

Mendaftarkan Switchport pada VLAN (Switch1)
S1(config)#int fa0/1
S1(config-if-range)#switchport mode access
S1(config-if-range)#switchport access vlan 10
S1(config-if-range)#exit
S1(config)#int fa0/6
S1(config-if-range)#switchport mode access
S1(config-if-range)#switchport access vlan 20
S1(config-if-range)#exit

Mendaftarkan Switchport pada VLAN (Switch2)
S2(config)#int fa0/1
S2(config-if-range)#switchport mode access
S2(config-if-range)#switchport access vlan 10
S2(config-if-range)#exit
S2(config)#int fa0/6
S2(config-if-range)#switchport mode access
S2(config-if-range)#switchport access vlan 20
S2(config-if-range)#exit
4. Kemudian kita tambahkan mode pada switch yaitu mode trunk, lakukan pada masing-masing switch. Caranya adalah seperti berikut :
Konfigurasi trunk pada switch1
S1(config)#interface fa0/20
S1(config-if)#switchport mode trunk
S1(config)#interface fa0/24
S1(config-if)#sw mode trunk 
Konfigurasi trunk pada switch2
S2(config)#interface fa0/24
S2(config-if)#sw mode trunk

5. Setelah konfigurasi pada Sitch tuntas, kita pindah konfigurasi pada router, agar bisa mengeping antar jaringan. Caranya adalah seperti berikut :
Router#config 
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#exit
Router(config)#int fa0/0.10
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 10
Router(config-subif)#ip add 192.168.1.254 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router0   Router(config)#int fa0/0.20
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 20
Router(config-subif)#ip add 192.168.2.254 255.255.255.0 

6. Jika telah menyeting pada switch dan router. langkah selanjutnya kita tambahkan gateway pada masing-masing client yang telah didaftarkan pada vlan.

Terhubung VLAN 10 
IP Gateway 192.168.1.254
Terhubung VLAN 20
IP Gateway 192.168.2.254
7. Setelah pengaturan semua selesai kita PING antar PC dan hasilnya akan berhasil, jika belum berhasil cobalah untuk memecahkan masalah tersebut.

F. Kesimpulan
Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN sama
 
G. Referensi
E-Book CCNA Lab Guide Nixtrain

Komentar